Pages

Jumat, 11 April 2014

MALAM BERGAUL

10 April 2014

Setelah random chat dengan Nadia Azka via Whatsapp pukul 17.25, tiba-tiba muncul pernyataan "Galih, aku beruntung, aku menang lomba ____" seketika aku langsung menagih traktiran sama dia. Eh, dengan santainya si Azka mengajak "Ke kedai kita yuk, Sudah bebas UTS dan sudah lama nih tidak keluar malam, biar jadi anak gaul malamlah, sekali-sekali. Kamu aku traktir". HAHAHAHA Bahagianya akulah ini ditraktir Pizza Kayu Bakar Khas Kedai Kita. 

Ah iya, rencana kita ke kota (FYI, Dramaga itu bagaikan kampung pelosok di Bogor, jd kalau mau ngegaul perjuangan jauhnya perjalanan kerasa banget) selain mau makan pizza juga mau ke Vanqiz Toko Serba 8000 itu buat beli kado (Sabtu besok tanggal 12-13 April aku dan Azka ada acara gitu di Sukabumi bersama penerima beasiswa Yayasan Goodwill International lainnya, dan ada acara tukar kado).

Pizza dan Spagetti Carbonara
Sesampainya di Vanqiz, TUTUP. Padahal baru jam 20.30. GILA. Alhasil kita ke Botani Square sajalah, kita lihat-lihat di Gramedia. Terus aku mau ajak Azka Photobox, tapi dia gak mau. SIYAL, Aku padahal lagi mau banget ngumpulin foto di dalam kotak kecil itu bersama teman-temanku. Aku berniat mau mengumpulkan hasil photobox aku bersama teman-teman di dalam sebuah album.

Album Foto Hobi Baru Galih Tristianni
Terus kita ke Giant tuh mau lihat-lihat juga sih niat awalnya, tapi aku sadar aku butuh beberapa barang untuk dibeli melanjutkan kehidupan di dunia ini, jadilah aku belanja.

Pukul 21.30 kita keluar Botani Square dan kembali pulang. Azka kembali ke kosannya "Kos Blobo di Babakan Tengah" dengan angkot Kampus Dalam dan aku pun kembali ke kontrakan di daerah Cibanteng dengan angkot arah Ciampea.

11 April 2014

Hari ini gabut parah. Hanya ditemani Lina Mulyana di kontrakan. Mulai bangun siang hari, menonton video-video di Youtube, makan mie ayam di siang hari. sedangkan aku sih menyempatkan diri membersihkan taman jemuran dalam rumah kami yang suka ada lumutnya (aku rajin kan? haha calon istri idaman nih, InsyaAllah hhe).

Lina sebenarnya tidak pulang ke rumahnya karena ada jadwal mengajar pada malam harinya. Namun, karena tidak ada konfirmasi dari sang murid, sedangkan aku dan Lina kelaparan. Aku mengajak Lina makan malam ditempat yang kece, sekali-sekalilah yaa.. hhehe

Terpilihlah, Sop Duren Lodaya cabang Gunung Batu yang sekaligus tempat Mie KPK berada. Kami kesana pinjam motor teman kami yang sedang mudik ke Pekalongan (Motor Si Anggy). Tidak ada helm nih. Terus Lina mengajak ke kontrakan temannya namanya Novan Choirul Umam, buat apa? ya pinjam helm. hahaha Kontrakan si Novan ini jauh men dari kontrakan kita, kita di Cibanteng, Novan di Babakan Lebak.

Karena kelaparan, Lina terburu-buru menyalakan motor si Anggy tanpa memanaskannya terlebih dahulu, lalu cusss deh, eh.. delalah baru sampai depan pintu masuk IPB, motor si Anggy mogok, mana macet lagi jalanannya. hahaha aku yang engga tahu apa-apa tentang motor langsung turun dan menyuruh Lina meminggirkan motornya si Anggy. Agak malu gitu sih kita, hahaha malah tertawa-tawa di jalanan. (ini posisinya kita belum sampai kontrakan si Novan loh, baru setengah jalan) sekitar 10 menit mencoba menyalakan motor akhirnya bisa juga.

Sesampainya di depan kontrakan si Novan, eh si Novan ngerokok toh.. ya ampun, aku engga ngira cowok ini merokok, wkwk soalnya terlihat alim engga neko-neko gitu sih..

Galih : Hai Novan, kamu sebelah mana rumahnya?
Lina : Sok manis lo Gal, pakai aku-kamu
Galih : Dih, dari dulu juga aku ke semua orang pakai aku-kamu kali lin
Novan : hahaha tuh yang ujung rumah gue, Lina aja engga pernah gal pakai aku-kamu ke gua, lo berdua mau kemana?
Galih : makan dong, di daerah gunung batu hahaha
Novan : Cukup satu aja helmnya? galih gak pake helm?
Lina : Engga usah dia mah
Novan : Yaudah, hati-hati ya

Kita menyusuri daerah gunung batu lewat jalan belakang IPB gitu.. hahaha ini pertama kalinya aku jalan malam lewat tempat-tempat jalanan kecil dan berkelok-kelok. Sampai akhirnya nembus jalanan besar yang biasa angkot 03 lalui. Keren banget sumpah, ini kaya petualang gitu. Ditambah motor si Anggy ini suka mogok tiba-tiba. Lina keren. hahaha

Sesampainya di sana Sop Duren Lodaya cabang Gunung Batu yang didalamnya juga ada Mie KPK

Pelayan : Mau pesan apa?
Lina : Saya mie goreng bunda lada hitam sosis ya mbak, sama sop duren buah porsi pas.
Pelayan : Kasta berapa? (FYI, Tingkat kepedasan disini disebut kasta 1,2,3,4, atau 5)
Lina : Kasta 3 mbak
Galih : Gila, aku aja kasta 2 kepedesan lin waktu kesini sama Azka. Aku pesan nasi goreng KPK Kornet aja mbak, sama es teh manis yah.
Pelayan : Kasta berapa mbak?
Lina : Kasih kasta 5 mbak
Galih : Hahaha kasta 1 aja mbak
Lina : Mana berasa! haha

Menu pesanan bersama Lina Mulyana
Aku dan Lina Mulyana
Setelah kenyang, lalu pulang. Hahahaha sepanjang jalan ketawa aja akunya, karena motor si Anggy, lagi-lagi mogok. mogok. mogok. dan mogok. kasihan Lina sepanjang jalan harus memencet "cuk" gitu yang ada di motor. hahaha

Itulah 2 malam gaul berturut-turut aku bersama temanku. Nadia Azka dan Lina Mulyana. Aku akan tidur setelah ini, persiapkan energi untuk ke sukabumi besok. Mungkin aku akan menulis lagi seputar training yang diberikan Yayasan Goodwill International di sukabumi besok.

Minggu, 29 Desember 2013

Kaleidoskop 2013

Perputaran bumi mengelilingi matahari hampir selesai. Yak tahun 2013 sebentar lagi berakhir, 3 hari lagi kita sudah harus menghadapi tahun baru, dimana bumi harus mengelilingi matahari, lagi, lagi, dan lagi. Entah sampai kapan, cukuplah Allah SWT yang mengetahuinya. 

Supaya suatu saat nanti aku bisa mengenang masa mudaku, aku berniat menuliskan kejadian luar biasa yang aku hadapi dalam satu tahun, di tahun 2013 ini.

JANUARI

Awal tahun 2013 aku berkumpul dengan keluarga, biasalah yaaa bakar jagung, ayam dan sosis di teras rumah. Ya, memang itulah kegiatan keluargaku selama ini. Kembali ke Bogor persiapan Ujian Akhir Semester 3. Tidak lama kemudian, teman baikku berulang tahun yang ke-20. Sudah lama tak bertemu, segera aku mengucapkan selamat telah mencapai usia ke-20 lewat pesan singkat di ponselku. Selang beberapa jam, dia baru membalas dengan ucapan terima kasih dan beberapa doa yang dia minta kepadaku. Ada 3 doa yang dia harapkan dariku, pertama cepat lulus, kedua cepat dapat pekerjaan, dan yang terakhir cepat mendapat jodoh. Hahaha sontak aku kaget membaca bagian terakhir itu, karena temanku ini, setau aku sih cuek banget masalah pasangan. Tapi, aku langsung berpikir.. Hmm, faktor usia kali ya, kan sekarang dia sudah dewasa.. Masa iya, belum mikirin jodoh juga. Aku sendiri aja kelabakan belum menemukan calon suami  nih.. :p 
Lanjut cerita, chit chat sama temanku ini, nyatanya dia sudah menemukan pasangan yang dia inginkan, namun usut punya usut, orang yang dimaksud engga pernah nyadar. Sedih sih tahu kenyataan bahwa temanku ini sudah memilih seseorang namun si "dia" engga sadar-sadar. Tapi aku senang, setidaknya dia sudah sadar akan kebutuhan rasa saling memiliki dengan lawan jenis. hehehe
Setelah UAS selesai, akhirnya liburan juga.. hmm tapi aku tidak liburan. Aku tetap berada di Bogor, aku menjadi host family bagi seorang pelajar asing asal China yang sedang melakukan projek sosial di Bogor lewat organisasi bernama AIESEC. Hampir sebulan aku ditemani temanku Rika Arnita untuk tinggal bersama dikontrakan, juga terkadang muncul Dewi Emillia Bahry yang berkunjung ke Bogor dari kediamannya di Depok. hehehe

FEBRUARI

Aku pernah cerita sebelumnya bukan tentang beasiswa dari Yayasan Goodwill International? klik disini jika melewatkan tulisanku itu. Di bulan ini, temanku Nadia Azka mendapat telepon bahwa dia lolos seleksi berkas dan harus melakukan proses seleksi selanjutnya yaitu tahap wawancara, aku merasa sudah tidak ada harapan bagiku untuk lolos nih kayanya, eh ternyata beberapa hari selang temanku dihubungi, akupun mendapat panggilan untuk mengikuti tes wawancara.

MARET

Tidak ada kejadian menarik. Biasa saja. Eh sepertinya ada, hahaha seorang temanku di kampus. Dia berniat menjalin hubungan lebih serius denganku, dia bilang "Mungkin selama ini ..................secret.............. karena kamu ditakdirkan untuk aku" banyaklah obrolan kita membahas hal ini. Intinya, aku tidak habis pikir kenapa dia bisa mengatakan hal itu padaku, padahal selama ini hubungan kita cukup sekedar teman, dan itu aman-aman saja. Aku mengatakan aman, bukan berarti karena ucapannya padaku hubungan kita menjadi tidak aman. Hahaha
Namun, temanku ini sampai saat ini malah tidak ada kabar loh.. entah dia sakit hati karena aku tolak atau dia menyesal telah mengatakan itu padaku lalu dia malu, dan menjauh dariku, atau ada alasan lain. Sebenarnya aku menyayangkan situasi ini, aku tidak ingin kejadian-kejadian sebelumnya terulang. Setiap aku menolak ajakan "pacaran" seseorang, pasti hubunganku dengan orang itu merenggang dan lama-lama putus hilang kontak, bagaikan tidak pernah kenal sama sekali. 

APRIL

Selain beasiswa Yayasan Goodwill International akupun pernah melamar beasiswa PPA. Sembari menunggu pengumuman beasiswa Goodwill, ternyata aku menerima beasiswa PPA. Segera aku harus membuat akun bank baru yaitu BNI, agar uang yang kudapat mengalir ke akunku tersebut. Bahagianya aku, setidaknya aku bisa dapat uang lebih yang dapat membantu kehidupanku di kampus.
25 April 2013 keponakanku lahir ke dunia. Laki-laki. Namanya Ghaniyyu Emeraldi Kushendratno. Anak dari kakakku Panji Kushendratno dan Istrinya Poppy Yulianti Suawa yang menikah tanggal 1 Juli 2012.

MEI

Tidak ada atau entah aku lupa. Hahaha

JUNI

Idemlah dengan bulan Mei, lupa. Hahaha

JULI

Liburan.. Enaklah dirumah. Alhamdulilah masih bisa merasakan bulan Ramadhan bersama keluarga, bahkan nambah 2 orang, hehehe kakak ipar dan pastinya mas Niyyu sayang~

AGUSTUS

Terima kabar, aku diterima Beasiswa Goodwill. YEAY!!!!
Mudiiiikk~ akhirnya setelah bebraapa tahun tidak mudik ke kampung halaman bapak dan ibu, mudik juga. Tapi, si ganteng Niyyu tidak ikut, kasihan baru usia 3 Bulan masa diajak perjalanan jauh. Asiklah pokoknya, apalagi di Pacitan, tempat kelahiran ibuku. Indah banget selama perjalanan kesana dari Wonosari. Ekstrim medannya, tapi selalu tersenyum sepanjang jalan karena indahnya dunia ciptaan Allah ini. Alhamdulillah.
Semoga tahun 2014 bisa kesana lagi, dan kali ini semoga si ganteng Niyyu bisa ikut. Seluruh keluarga masih lengkap. Amiiiin.

SEPTEMBER

1 September, tanggal kelahiran kakakku. 21 September, tanggal kelahiran diriku. September ceria di keluargaku. Karena seluruh anak-anaknya orangtuaku lahir di bulan September. :p
Aku mendapat ucapan selamat ulang tahun dari teman-temanku yang luar biasa, Alhamdulillah masih mau mengingat hari lahir, manusia ini. hehehe
Terima kasih kejutan yang telat untuk teman-teman kontrakanku, Anggy Eka Fitriana, Lina Mulyana, Dewi Emillia Bahry, dan Rika Arnita. Tapi sayang yah.. agak gagal rencananya. Ya, saat itu aku sedang sakit, agak demam, batuk-batuk gitu, dan Anggy yang berniat mau guyurin aku pakai biyang cuka dari kepala sampai badan, cukup menahan diri dengan mengguyurku ke baju. HAHAHAHA 
Keberuntungan masih berpihak kepadaku, walau sedikit. 

OKTOBER

Jadi LO di kepanitiaan The 4th Extravaganza IPB. Sebenarnya gak mau.. tapi gimana lagi, si teman memohon aku untuk jadi LO, mana bisa aku mneolak. Sulit. Aku kebagian LO-in mahasiswa asal Ciputra Surabaya.

NOVEMBER

Aku terpilih menjadi salah satu dari 12 mahasiswa manajemen yang diterima untuk mengikuti kegiatan penelitian dosen selama 1 tahun. Tugas kami, yaitu survey, buat artikel yang nantinya kita juga akan membuat majalah, lalu siaran di radio mengenai hasil penelitian atau sekedar tema khusus seputar Human Resources.
Aku berniat daftar, bukan karena memang ingin mengambil HR untuk konsentrasi skripsi ku kelak. Namun, aku ingin belajar. Belajar menajdi seorang peneliti, belajar mengimplementasikan ilmu yang telah aku dapat selama di bangku kuliah. Alhamdulillah~
Doakan aku ya, pembaca setia blogku (sokpedeaja) hahaha aku akan mengambil konsentrasi keuangan untuk skripsiku. Doakan aku dapat dosen pembimbing yang sesuai hati dan pikiran. Amiin~

DESEMBER

BERAT NAMUN HARUS TERUS BERJALAN. Survey yang sering ditolak responden hingga tugas akhir kuliah di semester yang menumpuk pula dibuat was-was dengan kondisi temanku ang bisa dibilang sedang dalam masalah. Sudahlah... Sebentar lagi 2013 berlalu. Akan kubuat RESOLUSI 2014 oleh GALIH TRISTIANNI.

SEMOGA KITA SEMUA DIBERKAHI OLEH ALLAH SWT ATAS SETIAP RENCANA YANG KITA BUAT

Sabtu, 21 Desember 2013

Mudah Saja


Tuhan
Aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku bedoa semoga saja
Ini terbaik untuknya


Dia bilang
KAU HARUS BISA SEPERTI AKU
Yang sudah biarlah sudah

Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja.. Cintamu seperti cintaku

Selang waktu berjalan kau kembali datang
Tanyakan keadaanku

Ku bilang
Kau tak berhak tanyakan hidupku
Membuatku semakin terluka

Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Coba saja lukamu seperti lukaku

Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja cintamu seperti cintaku

Mudah saja…

Selasa, 17 Desember 2013

Percaya Kekuatan Cinta

Pagi ini, aku mendengarkan kembali lagu Ayat-ayat Cinta yang semalam pun aku putar. Tergugah pula hatiku untuk mencari kisah cinta Adam dan Hawa pada jaman sekarang. Munculah website www.vemale.com ku buka lalu ku baca, meneteskan air mata tanpa bisa ku cegah. Berikut aku copy beberapa cerita yang ku dapat :

Vemale.com - Jaman sekarang, banyak yang meragukan cinta sejati. Semakin modern, kehidupan percintaan seringkali dihiasi dengan trik-trik karena cinta tak lagi sekedar perasaan, namun sudah dianggap seperti permainan.
Cinta itu bukan permainan, setidaknya bagi tiga pasangan ini. Bagi mereka, cinta adalah hal yang berharga dan akan mereka pelihara selama-lamanya bahkan hingga maut memisahkan, cinta itu tetap mendekap pasangan mereka di dunia.
Inilah 3 kisah cinta nyata yang menghangatkan hati dan akan membuat Anda percaya bahwa cinta sejati itu nyata. Serta akan membuat kita belajar bahwa cinta bukan sekedar permainan meski jaman sudah mengubahnya. (Sumber : http://www.vemale.com/inspiring/lentera/25272-5-kisah-nyata-yang-membuat-anda-percaya-pada-kekuatan-cinta.html)

1. Kado Abadi Dari Suami

Vemale.com - Setiap Hari Kasih Sayang, John memberi istrinya, Sue, sebuah buket bunga yang indah. Di dalamnya selalu disertakan notes berisi satu kalimat yang terdiri dari lima kata, 'my love for you grows'. John melakukan kebiasaan ini selama 46 tahun. Namun sayangnya, ia kemudian dipanggil Tuhan.
Saat Hari Kasih Sayang datang kembali, Sue menerima buket bunga dari suaminya. Melihat hal itu, hati Sue hancur dan sangat marah. Ia menghubungi penjual bunga tersebut dan komplain.
Namun ternyata, tukang bunga itu mengatakan bahwa tidak ada kesalahan dalam pengiriman bunga ini. "Sebelum suami Anda meninggal, ia telah membayar bunga untuk seumur hidup dan memastikan pada kami bahwa Anda akan mendapatkan bunga setiap Hari Valentine."
Mendengar hal tersebut, Sue terhenyak sambil menutup telepon dan mendekap buket bunga yang ia terima. Di dalamnya ada sebuah kartu yang bertuliskan, 'My love for you is eternal'

2. Romeo dan Juliet yang Bertemu Setelah 60 Tahun

Vemale.com - Boris dan Anna adalah pasangan yang saling jatuh cinta pada masa Perang Dunia II. Mereka sempat menikah dan tinggal bersama selama 3 hari sebelum akhirnya Boris harus bertugas lagi untuk perang. Selama ditinggal bertugas, Anna dan keluarganya terpaksa harus meninggalkan kampung halaman karena tidak aman.
Saat itu, Boris mengirimkan surat. Sayangnya tak ada yang menerimanya. Benar-benar mirip Romeo dan Juliet yang tak kesampaian. Namun 60 tahun setelah perpisahan itu, keduanya bertemu kembali di kampung halaman, di hari yang sama.
Anna sedang berdiri di depan bekas rumahnya dan Boris turun dari mobil. Mereka saling berpandangan dan meski waktu sudah membuat mereka menua, namun Anna masih mengenali tatapan itu. "Matanya menatap ke arahku. Hatiku pun bergejolak saat melihatnya. Aku menangis dalam kebahagiaan," ujarnya.
Boris berlari ke arah Anna dan mengatakan, "Sayang, aku menunggumu setelah sekian lama. Istriku, hidupku.." Well, begitulah jodoh, akan selalu bertemu meski jarak dan waktu memisahkan.

3. Pasangan yang Meninggal Bergandengan Tangan

Vemale.com - Ada beberapa kisah mengenai pasangan yang bergandengan tangan saat maut memisahkan. Salah satunya adakan Norma dan Gordon Yeager. Keduanya sudah berusia sangat tua yaitu 90 tahun dan sudah 72 tahun menikah. Suatu hari, pasangan ini mengalami kecelakaan.
Saat dibaringkan di kamar yang sama di rumah sakit, keduanya berdampingan dan meski tak sadarkan diri, Norma dan Gordon saling bergandengan tangan. Gordon meninggal lebih dulu, namun setelah keluarganya mengecek monitor, degup jantung masih ada. Ternyata itu adalah degup jantung Norma yang terpantau melalui Gordon.
Satu jam kemudian, pasangan ini meninggal dunia bersama-sama dengan masih saling bergandengan tangan.

Semoga cerita cinta yang aku post di blogku ini, membukakan hati dan pikiran kalian semua yang masih merasa mempermainkan anugrah suci yang diberikan oleh Allah, yaitu cinta. Cinta itu sederhana. Cukup kita rasakan dan merealisasikan dengan benar dalam kehidupan kita.  Nah, cinta sejati tidak akan disebut sebagai cinta sejati kecuali kita sendiri yang mensejatikan cinta itu sendiri. Begitu pula, cinta tidak dapat dikatakan sejati hanya dengan terjadinya sebuah pernikahan, namun seberapa kuat pertahanan cinta mereka dalam ikatan pernikahan dengan menjaga, saling berkasih sayang, pengertian sampai akhir hayat mereka.

Cinta sejatimu ada di hatimu, ada dalam jiwamu, ada di setiap nafasmu, dan ada di dalam cinta itu sendiri, lantas kepada siapa kamu akan persembahkan cinta sejatimu? ^^

Minggu, 15 Desember 2013

Sanggar Juara Festival 2013

Pagi ini aku bergegas ingin menghadiri acara Sanggar Juara Festival 2013. Sebelumnya, akan sedikit aku ceritakan mengenai Komunitas Sanggar Juara. Jadi, Sanggar Juara adalah komunitas sosial yang berawal dari PKM-M yang digagas oleh Kak Valen dan kawan-kawan sekitar 4 tahun yang lalu. Saat ini, Sanggar Juara telah menjadi komunitas independen. Sanggar Juara ini setiap akhir pekan secara rutin melakukan kegiatan belajar-mengajar informal maupun formal. Cakupannya yaitu SDN Situleutik dan daerah Pabuaran, kalau SDN Situleutik sih daerahnya tidak begitu jauh dari kampusku IPB, namun untuk mencapai sana, para volunteer dari Sanggar Juara harus jalan jauh melewati gang-gang sempit hingga mencapai SDN Situleutik. Namun, untuk di Pabuaran kalau aku dengar dari Kak Tiwi (yang hari ini berbagi cerita) jaraknya sekitar 2 jam dari pusat kota dan sepanjang jalan menuju ke sana, rasanya seperti disko-disko.. hmmm maksudnya, jalanannya buruk kali ya, jadi tidak mulus gitu.. 

Sanggar Juara

15 Desember 2013, Sanggar Juara membuat sebuah acara persembahan dengan tema Petualangan Sang Juara. 

Petualangan Sang Juara
Beberapa bulan terakhir aku mendonorkan sedikit dana dari uang tabunganku untuk keberlangsungan Sanggar Juara ini, tanpa aku tahu "Seperti apa sih kegiatannya? Siapa sih anak-anak yang aku sponsori?" boro-boro terjun langsung ke lapangannya, belum pernah sama sekali. Dengan adanya SJ Festival ini, kesempatanku untuk mengenal lebih dekat dengan Sanggar Juara terbuka. Hari ini ada pembicara-pembicara yang luar biasa, diantaranya pengajar muda dari Indonesia Mengajar, founder Forum Indonesia Muda, dan lain-lain.

Cerita yang dilontarkan pembicara sungguh membuatku merinding, "GILA!!! DIA KOK BISA YAH HIDUP DI TEMPAT TIDAK ADA AIR DAN LISTRIK" -___- salah satunya cerita dari Kak Gilar, pengajar muda dari Indonesia Mengajar angkatan 4

Setelah kami semua disuguhkan cerita pengalaman yang luar biasa hebat. Kami dikejutkan dengan penampilan drama musikal adik-adik Sanggar Juara. huuuuuu mereka lucu-lucu bangeetttttt aku sampai ingin meneteskan air mata, tapiiii aku tahan.. kan maluuuu..

Drama Musikal oleh Sang Juara ^^
Selain drama musikal, adik-adik ini juga menampilkan bakat mereka di dunia model loh~ hehe mereka melakukan pertunjukan pakaian sesuai dengan cita-cita profesi mereka jika besar nanti..

Fashion Show oleh Sang Juara
Saking bangganya kepada adik-adik ini, aku segera mengirim pesan ke temanku yang sebagai panitia acara ini, untuk meminta waktu mengambil foto bersama adik-adik itu..

Aku bersama Sang Juara 
Adik-adik ini sungguh sangat antusias saat aku meminta berfoto dengan mereka. Lihat saja gaya mereka ^^
Di akhir acara pun, ternyata ada persembahan paduan suara dari Sang Juara loh~ sedikit aku rekam dari ponselku tapi saat ini modemku tidak baik, jadi lama dan terasa berat sekali jika aku upload sekarang juga, jadi mungkin suatu saat akan aku perbarui post ini berikut dengan videonya 

Pesan dari Pak Trian, pemenang Advan Young Movement yang juga pembicara hari ini, beliau mengatakan,
Rugilah Kalian Sebagai Mahasiswa Jika Tidak Berbagi, Demolah dengan Berbagi, Maka Kau Akan Bermanfaat untuk Sekitarmu juga untuk Hidupmu
Berbagilah dengan apapun yang kalian miliki, ilmu, waktu, tenaga, harta.. Semua itu akan meningkatkan nilai hidup kita di dunia. 

Sabtu, 14 Desember 2013

Tangisan Hati

Pernahkah kalian mengharapkan sesuatu yang sungguh benar-benar kalian inginkan? Bahkan kalian harus menunggu dengan waktu yang begitu lama untuk mendapatkannya.. Namun, disaat kalian hampir mendapatkannya dan karena suatu hal yang sulit diungkapkan, kalian harus menolak hadirnya sesuatu yang kalian tunggu-tunggu itu.. hahaha umpamanya bagaikan kalian sudah mendapatkan persetujuan dosen pembimbing untuk penelitian dan tinggal nunggu tanda tangan aja nih buat jalan, tapi harus kalian lepas karena "kalian sadar, sesungguhnya kalian tidak mampu untuk penelitian itu".. perumpamaan yang bijak ya sebagai seorang mahasiswa hahaha *sok ide gitu*

Desember 2013
Entah kenapa bulan ini menjadi bulan yang sangat sulit untuk kehidupan akademis, sosial, dan kegiatan lainnya bahkan masalah percintaan hehe

Ada dalam diriku yang dari luar aku terlihat baik-baik saja, dan menerima apapun yang aku hadapi dengan baik dan ikhlas tanpa rasa malu sedikitpun dalam melakukan sesuatu. Namun, sesungguhnya ada. Ada sebuah perubahan dalam diriku yang sangat berubah dari aku TK, SD, SMP, SMA bahkan saat ini.. Dan ini yang membuatku takut.. Aku takut masa depanku terhalang oleh dinding besar ini..

SD ke SMP masih baik-baik saja, diriku masih sama, sama datarnya. hahaha aku merasa saat itu, adalah saat dimana aku berada di atas (berdasarkan roda kehidupan). SMA, masih merasa di atas namun sudah sedikit menurun, cooyyyy ternyata hidup ini beragam! (ini yang aku rasakan saat SMA, agak minder, minder dari segi manapun). Masuk perkuliahan, masih sama levelnya kaya saat SMA, di atas sedikit ke bawah *nahloh (?)*

Sampai pada hari ini, aku merasa "kalau dikaitkan dalam roda kehidupan, saat ini aku berada di level bawah, walau tidak terlalu bawah" hahaha iyalah~ aku yakin masih banyak yang posisinya saat ini jauh di bawah saya.

...........................PEMBACA PASTI MULAI BINGUNG.............................

......................MAKSUDNYA APAAN SIH NIH GALIH..............................

yaaaa melihat sekitar.. teman-teman maksudnya.. 
mereka keren-keren, mulai dari teman yang IPK nya 3.8 sampai pengalaman sosialnya yang luar biasa luas, bahkan bisa kenal sama orang-orang hebat di Indonesia secara personal bahkan sampai ada yang sudah punya pacar dengan kualitas hubungan yang tinggi *menurutku, sudah komitmen gitu deh -__-* hingga hmm.... banyak deh~

bukan iri, aku tahu setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda, tergantung juga sih dari usaha pribadinya. dan kalau diri ini bertanya "wah,keren ya mereka, kenapa aku gak bisa ya kaya mereka?" akupun telah tahu jawabannya "kurang usaha lo Gal, atau kurang do'a"

kalau diberi skala 1 sampai 10
1. Akademik         =  8
2. Kontribusi sosial    =  6
3. Jaringan            =  5
4. Rekreasi         =  2
5. Percintaan      = 1
6. LEHA-LEHA     =  9

bukan suatu hal yang membanggakan bukan? aku pun malu sebenarnya post hal ini di blog, namun kalian yang membaca siapa tahu bisa terinspirasi oleh ceritaku, yaa jadi orang jangan terlalu leha-leha lah yaa.. cobalah, produktif seperti teman-temanku itu tuh.. 

Hal inilah yang membuatku merasa agak berdosa dalam hidup ini, hmm.. bukan agak, namun, sangat berdosa. kembali ke paragraf pertama. aku mengharapkan sesuatu, sepertinya aku bisa mendapatkannya, namun, aku harus menolaknya. hahha aneh. kenapa ya? kok Galih begitu sih.. ya simple aja jawabannya. hal yang aku harapkan terlalu tinggi nilainya, dan aku masih jauh dari kata pantas mendapatkannya. aku takut jika aku menerima itu, justru yang awalnya nawarin, di tengah jalan mutusin untuk membatalkan, karena kapabilitas diriku yag jauh dari standar. hahahahaha

Maaf ya, aku tidak bisa sebutkan "sesuatu apa yang saya harapkan sejak lama" karena itu masih tabu buat aku publikasikan. makanya aku sedih..... T______T
Disaat kalian sudah hampir mencapainya, tapi kalian sendirilah yang memutuskan untuk melepaskannya.

Rabu, 11 Desember 2013

Manisan dan Presiden

Melanjutkan tugas sebagai surveyor dosen-dosen kece Manajemen IPB. Aku dan temanku, Ayu, kami sudah membuat janji untuk bertemu dengan pemilik UKM Ibu Mami dengan usahanya yang memproduksi Manisan dan Asinan. Rumah Ibu Mami ini jauh dari posisi kami yang berada di Darmaga, ya Cimahpar adalah daerah dimana Ibu Mami tinggal. Ceritaku diawali dengan kebodohan yang selalu terjadi saat turun lapang. Ya, Nyasar.

Kami dapat kabar kalu ke Cimahpar dari Darmaga itu naik Trans pakuan turun di warung jambu, lalu lanjut angkot 05. Setelah kami naik Trans Pakuan dan turun di warung jambu, kami nungguin tuh kehadiran angkot 05 ............... "kok lama ya?" .................. ternyata setalah tanya-tanya orang ANGKOT 05 TIDAK LEWAT SITU eerrrrrr -___- dan harus naik angkot 08 terus nanti suruh saja abang angkotnya turunin di tempat angkot 05 lewat, itu kata seorang ibu berbaju merah yang sedang berdiri di Alfamart. Alhasil kita ikuti saran ibu-ibu tadi, lalu sampailah kita di Alfamart Cimahpar sesuai petunjuk dari Ibu Mami si pemilik UKM ini dan jalan kaki sekitar 400m dari sana, rumah di pinggir jalan dengan bangunan tua.

Sesampainya di rumah Ibu Mami, aku terkejut karena rumahnya benar-benar tua, susah ngungkapinnya TUA BANGET mungkin kalau ditaksir bangunan ini dibangun sekitar tahun 1920-an. Pengen aku foto, tapi engga enak aja sama yang punya rumah. -__- tadinya mau aku pamerin ke temanku Nadia Azka  pasti akan menginsipirasi dirinya. hahaha terus masuklah kita ke ruang tamunya, makin tercekam suasana di rumah tua, oh iya rumahnya kaya jenis rumah tua di film-film horor Indonesia.

Setelah masuk ke rumahnya, dimulai deh obrolan basa-basi hingga obrolan asik yang akan menuju ke seluruh pertanyaan dari bundelan kuesioner yang kami bawa. Selesai wawancara, hujan turun deras, wahai pembaca setia blog-ku *wakakak

Si ibu mami ini sepertinya kasihan kalau membiarkan kami harus pulang ditengah hujan deras dengan petir yang luar biasa membahana nyaring bunyinya nan tajam kilatnya. Akhirnya, beliau memberikan kami suguhan hasil produk olahan UKM nya, yaitu Manisan dan Asinan.

Manisan Asli Ibu Mami
Sambil menikmati suguhan yang menyegarkan ini, usut punya usut kenapa harga manisan ini lebih mahal dari yang dipasaran, karena semua bahan yang digunakan benar-benar alami, dan khusus yang pepaya harus langsung dipetik dari pohonnya, kalau tidak, rasanya tidak bisa seenak ini. Gulanya, gula pasir asli dan pewarnanya, asli pewarna makanan. Memang sih, terasa sekali aku juga mersakan keenakan makan semua manisan ini, dan ditenggorokkan tidak menyengat manisnya seperti manisan lain yang biasa dijual di terminal misalkan. Oh iya, ibu mami ini juga hilang kalau usahanya ini pemasarannya cuma dari mulut ke mulut, dan biasanya beliau juga menerima pesanan dari hotel-hotel, karena memang mereka mau dapat makanan yang berkualitas seperti ini. 

Wah, tiba-tiba otak bisnis saya muncul. Jika diberi kemsan yang menarik, bisa nih disupply ke toko-toko besar seperti Tot*l atau All Fr*sh. Tapi, otak bisnis ku pun belum begitu kreatif, sehingga hanya tahu tujuan dengan belum tahu harus bagaimana mencapai tujuan itu. hahaha

Setelah hujan cukup reda dan obrolan dengan ibu mami semakin bingung mau ngobrolin apa lagi, maka kami memutuskan untuk kembali pulang. Tapi sebelumnya kami mencari masjid dulu, untuk sholat Ashar, karena waktu itu sudah pukul 5 sore tapi kami belum beribadah. 

Pulang nih ceritanya ke Darmaga, naik 05 lagi kan. Sampailah di depan Istana Bogor. Harusnya setelah turun di Istana Bogor kami melanjutkan naik angkot 03 menuju laladon, eh namun demikian. Kok penuh semua yah angkot 03 nya. Akhirnya tetap menunggu, tapi lama-lama kendaraan makin berkurang, malah kosong melompong. Melihat ke sisi depan pintu Istana Bogor, kok banyak Polisi. Terus banyak lampu sirine yang banyak banget dari dalam Istana, "Ih.. ada apaan nih? wah Presiden kali ya? Buset ajudannya banyak banget. Mobilnya mewah-mewah ih, Enak yah Presiden. Tidak pernah mengalami kemacetan" itulah kiranya yang saya gumamkan sepanjang saya melihat mobil-mobil itu bergerak meninggalkan Istana Bogor. 

Susilo Bambang Yudhoyono- Presiden RI

Istana Bogor
Kemarin, saya benar-benar merasakan jadi warga Bogor. Mulai dari makan makanan ringan Khas Bogor hingga melihat iring-iringan Presiden langsung dari depan Istana Bogor. Alhamdulillah aku bisa tinggal di Kota Bogor walau hanya bebrapa tahun saja, setidaknya aku punya cerita ke anakku suatu saat nanti setelah aku punya anak pastinya. ^^